Rabu, 23 September 2026
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Penyebar Informasi Tanpa Batas
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
HOME BATAM KARIMUN KEPRI TANJUNGPINANG BINTAN PASANG IKLAN Pedoman Media Siber
Home SERBA - SERBI

Oknum TNI Jadi Kurir Narkoba Dipecat Lalu Masuk Penjara, Penyebabnya Bikin Haru

A Husien Widjaya
7 April 2021
di SERBA - SERBI
0
Oknum TNI Jadi Kurir Narkoba Dipecat Lalu Masuk Penjara, Penyebabnya Bikin Haru
Bagikan di FacebookBagikan di WhatsappBagikan di Twitter

KEPRIONLINE.CO.ID,NASIONAL-Sudah menjadi tugas dari para prajurit TNI untuk mempertahankan Ibu Pertiwi dan pelindung bangsa. Sikap dan tindak-tanduknya harus bisa mencerminkan seorang patriot yang berjiwa besar serta jauh dari kejahatan.

Kisah salah satu pria bekas anggota TNI ini justru berbeda. Ia pernah bekerja sebagai bandar narkoba hingga menjebloskan dirinya ke hotel prodeo.

Baca Juga

Gwin77 Casino: Quick Wins & High‑Intensity Slots Action

4 September 2026
18

Roby Casino: Quick‑Fire Slots and Rapid Wins for the Modern Player

4 September 2026
17

Bukan tanpa alasan, Iwan Toni menjadi seorang kurir narkoba. Ada alasan haru di balik kemauannya untuk mengantarkan barang haram tersebut.

Seperti apa cerita selengkapnya? Berikut ulasannya seperti yang dilansir dari kanal YouTube Curhat Napi (10/6/2020).

Tak pernah terbersit di benaknya, bekerja sebagai abdi negara justru harus berakhir di sel tahanan. Sosok pria yang kerap disapa Toni tersebut nampak tertunduk lesu, mengingat perbuatannya di masa lalu hingga membuat dirinya berakhir di penjara.

“Ada yang unik dari pembicaraan kita kali ini. Beliau adalah seorang mantan tentara tapi bisa terjerumus narkoba masuk penjara. Nama siapa?” terang sang presenter.

“Iwan Toni, pak,” singkatnya.

“Panggilannya Toni. Sebelumnya mas Toni ini adalah tentara tapi terjerumus ke dalam kasus narkoba,” ungkapnya lagi.

Tinggal dan berdinas di Aceh Barat sebagai prajurit, diakuinya tak pernah berhubungan langsung dengan dunia luar. Para prajurit disebutnya hanya berdinas di lingkungan markas. Hal itu juga membuatnya jauh dari hal-hal terlarang seperti narkoba.

“Ini bisa terjerumus kasus narkoba, itu gimana ceritanya sebenarnya?” tanya sang presenter.

“Jadi begini pak, saya dulu tidak mengerti dengan namanya narkoba, sabu-sabu karena fokus berdinas. Bapak tahu, di batalyon itu ketat, kita dinas pagi apel, siang apel, malam apel, kita berkegiatan terus, tidak pernah bersentuhan dengan dunia luar, beda dengan kepolisian,” ceritanya.

Suatu masa, Toni berkesempatan untuk menjalani dinas di luar kota. Karena hal itu, ia pun sering bertemu dengan kawan-kawannya yang memiliki beragam profesi haram. Saat itu, ia lantas sering bertemu dengan seorang bandar narkoba di area Medan dan Aceh.

“Tapi ada satu kesempatan untuk dinas keluar pak,” katanya.

“Artinya ada kepercayaan dari komandan kompi untuk ditugaskan di luar?” tanyanya.

“Iya,” jawabnya.

“Jadi pas dinas keluar ini lah mungkin ada ceritanya,” tambah sang presenter.

“Iya, pas saya dinas keluar itu, saya berdinas di Aceh pak tapi saya sering menemani ke Medan[…] Jadi saat saya lintas ke Medan-Aceh-Medan-Aceh itu, kebetulan teman saya ini banyak yang bekerja jadi bandar narkoba,” paparnya.

Tak lama kemudian, terbersit di hatinya untuk mencoba bekerja dan mencari tambahan penghasilan sebagai bandar narkoba. Ia diiming-imingi upah dalam jumlah yang fantastis.

“Singkat cerita, ya mereka menawarkan. Menawarkan, menjanjikan lah, kalau sekian dikasih sekian, otomatis saya tergoda lah, pak,” katanya.

Bukan tanpa alasan Toni berani mengambil risiko untuk menjadi kurir narkoba. Kala itu, sang ibunda rupanya jatuh sakit hingga harus menjalani perawatan intensif dalam jangka waktu yang tak singkat.

Segala upaya bakal ia lakukan demi kesembuhan sang ibunda tercinta. Jalan terakhir sebagai kurir barang haram pun ia terobos.

“Jadi ada tiga alasan (terjerumus) sebenarnya. Yang pertama, saat saya dinas keluar, saya keluarga cuma dua orang, saya dan adik saya. Saya punya orangtua tinggal satu, tinggal ibu saya. Pada suatu saat, ibu saya sakit, saya butuh uang besar uang banyak sementara gaji saya kan bapak tahu berapa. Sudah punya anak, sudah punya istri tidak mencukupi untuk rumah sakit opname sampai berbulan-bulan,” jelasnya.

Kini, Toni terdiam penuh penyesalan melihat reaksi ibunda yang mengetahui keadaannya saat ini. Seolah ia sadar betapa berat perjuangan orangtua untuknya agar menjadi pribadi yang baik dan terhormat.

“Saya memang menyesal sekali, apalagi setelah kejadian ini masuk penjara dan ditangkap, orangtua saya merasa terpukul. Saya merasa orangtua capai-capai menyekolahkan saya sampai kuliah uang habis banyak, ternyata seperti ini. Orangtua mana sih yang tidak sedih melihat anaknya yang seperti ini,” katanya.

(Sumber Merdeka.com)

Tags: -NarkobaAnggota TNIBikin HaruDipecatJadi KurirLaluMasuk PenjaraPenyebabnya
Sebelumnya

Buka Training Center Qori dan Qoriah Batam, Amsakar : Matangkan Persiapan Menuju STQ Kepri

Berikutnya

Disiplinkan Protokol Kesehatan Babinsa Pantau Pasar Tradisional

Berita Terkait

SERBA - SERBI

Gwin77 Casino: Quick Wins & High‑Intensity Slots Action

4 September 2026
18
SERBA - SERBI

Roby Casino: Quick‑Fire Slots and Rapid Wins for the Modern Player

4 September 2026
17
SERBA - SERBI

Slottio Online Casino – Fun en Fast-Track pour le Joueur à Pulsation Rapide

4 September 2026
13

TV KEPRIONLINE

https://www.youtube.com/watch?v=RmUtzkMvAog

Berita Populer

  • Akibat Candu Film Dewasa, Suami Terkejut Saat Nonton Video Syur, Pemeran Wanitanya Tak Asing

    Akibat Candu Film Dewasa, Suami Terkejut Saat Nonton Video Syur, Pemeran Wanitanya Tak Asing

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • 12 Ilmuwan Indonesia yang Penemuannya Diakui Dunia, Pelajar Harus Tahu!

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Viral ! Videon Bidan PNS Mesum di Dalam Mobil 

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Pertumbuhan Ekonomi Kepri Naik 6,99 Persen

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Ketua PWI Pusat Mengencam Dugaan Tindakan Perampasan Telepon Seluler Wartawan Saat Liputan Penggrebekan F! Club Batam

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Gelar OKK Perdana Hingga Agendakan UKW di BP Batam, PWI Kepri Perketat Standar Etika Wartawan 2026

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • GM FKPPI dan GERAK Minta APH Tindak Perjudian Cap Jie Kie Diduga Masih Berjalan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Massa Datangi Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Masyarakat Rasakan Kenyamanan Lewat Program Jaga Karimun Kampung Kite Bersama

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • PWI Kepri Tunda Penyerahan Anugerah Warta Marwah, Hormati Suasana Duka Batam

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Penyebar Informasi Tanpa Batas

Alamat Redaksi :

Jln. Raja Oesman Kel Harjosari
Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun
Provinsi Kepulauan Riau
Telepon : 0777 7363866

Hubungi Kami :

PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA
info@keprionline.co.id

  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.