Keprionline.co.id, BATAM – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Batam, Rini Lisbeth Sitio, SE., MM., menyambut positif kehadiran POLTEVARA (Politeknik Inovasi Nusantara) di Kota Batam sebagai politeknik konstruksi pertama di Indonesia.
Menurut Rini, kehadiran institusi pendidikan vokasi tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem pendidikan tinggi yang berorientasi pada kebutuhan industri serta mendukung pembangunan nasional.
Ia menilai Batam sebagai kawasan industri, investasi, dan perdagangan internasional membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.
“Kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia industri merupakan fondasi penting dalam menciptakan lulusan yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global. Kehadiran POLTEVARA menjadi peluang besar bagi generasi muda Batam untuk memperoleh pendidikan yang aplikatif dan memiliki prospek karier yang jelas,” ujar Rini.
Rini juga mengapresiasi fokus POLTEVARA dalam pengembangan bidang Teknologi Konstruksi, Teknologi Energi Terbarukan, dan Teknologi Kecerdasan Digital. Menurutnya, ketiga bidang tersebut merupakan sektor strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus mempercepat transformasi digital di Indonesia.
Sebagai organisasi kepemudaan yang berkomitmen terhadap peningkatan kualitas generasi muda, GAMKI Batam berharap kehadiran POLTEVARA dapat membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, dunia usaha, hingga organisasi kepemudaan.
Melalui sinergi tersebut, diharapkan lahir generasi muda yang unggul, berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Batam maupun Indonesia.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada POLTEVARA di Kota Batam. Semoga menjadi institusi pendidikan yang unggul, menghasilkan lulusan yang berintegritas, kompeten, dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan bangsa di era transformasi industri,” tutup Rini. (Oky)

