Kamis, 22 Oktober 2026
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Penyebar Informasi Tanpa Batas
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
HOME BATAM KARIMUN KEPRI TANJUNGPINANG BINTAN PASANG IKLAN Pedoman Media Siber
Home WISATA KEPRI

Tetangga Sering Dengar Tangisan Bayi, Majikan Pasang CCTV, Terbongkar Kebrutalan Baby Sitter

kepri online
10 Februari 2022
di WISATA KEPRI
0
Tetangga Sering Dengar Tangisan Bayi, Majikan Pasang CCTV, Terbongkar Kebrutalan Baby Sitter

foto istimewa

Bagikan di FacebookBagikan di WhatsappBagikan di Twitter

KEPRIONLINE.CO.ID, INTERNASIONAL – Pasangan suami istri yang keduanya bekerja ini tidak pernah menyangka perawat bayi (baby sitter) yang sangat dipercayai mereka bakal memperlakukan bayi kembarnya dengan sadis hingga tidak sadarkan diri.

Pasalnya pasutri Mitesh dan Shivani Patel mempercayakan pengasuhan bayi kembarnya; Nirvaan dan Nirmaan, pada sang istri sahabatnya, Komalben Tandlekar.

Baca Juga

Kunjungan Wisata Nusantara dan Asing Meningkat Masuk ke Kepri

Kunjungan Wisata Nusantara dan Asing Meningkat Masuk ke Kepri

4 Agustus 2025
63
Tak Sekadar Jadi Wisata Edukasi Sejarah, Museum Timah Indonesia Mentok Berikan Efek Domino Bagi Sektor Pariwisata

Tak Sekadar Jadi Wisata Edukasi Sejarah, Museum Timah Indonesia Mentok Berikan Efek Domino Bagi Sektor Pariwisata

25 Januari 2025
90

Mitesh bekerja sebagai guru pelatihan jasmani dan Shivani adalah seorang profesor di perguruan tinggi Industrial Training Institute Surat, Gujarat, India.

Istri Mitesh, Shivani Patel melahirnya anak kembar: Nirvaan dan Nirmaan, sekitar delapan bulan yang lalu, Mei 2021.

Saat lahir, berat Nirvaan dan Nirmaan hanya sekitar 700-800 gram, jauh di bawah berat bayi normal 2,5 kg hingga 4,5 kg.

Keduanya dimasukkan ke inkubator selama dua bulan, sebelum diizinkan pulang ke rumah orang tua mereka.

Karena Mitesh dan Shivani Patel bekerja, mereka memutuskan mempekerjakan pengasuh bayi sejak September 2021.

Shivani Patel bekerja antara pukul 10.30 hingga 12.30, sehingga babysitter akan merawat bayi kembar Nirvaan dan Nirmaan antara pukul 8 pagi hingga 1 siang.

Ibu Mitesh, Kalaben, sebenarnya tinggal di sebelah rumah anaknya.

Tapi Kalaben juga merupakan pekerja sosial dan sering sibuk.

Keluarga Mitesh dan Shivani Patel memilih Komalben Tandlekar sebagai pengasuh Nirvaan dan Nirmaan, karena dikenal keluarga dan merupakan istri teman Mitesh.

“Mitesh menceritakan sedang mencari baby sitter pada Ravibhai. Lalu Ravibhai menyarankan agar istrinya bisa merawat bayi, karena keluarga membutuhkan uang,” kata Shivani Patel.

Menurut Amit Patel, kakak laki-laki Mitesh, keluarga Patel membayar Komalben Tandlekar Rs 3.500 atau setara Rp 670 ribu per bulan untuk jasanya.

“Kami memercayainya karena dia istri teman suami saya, dan antara September dan Desember, ketika saya menyelesaikan cuti hamil, dia berperilaku baik,” kata Shivani Patel.

Namun 4 Februari 2022, Komalben Tandlekar menelepon Shivani Patel yang sedang bekrja, mengabarkan Nirvaan tidak sadarkan diri.

Nirvaan dilarikan ke rumah sakit, dan betapa terkejutnya keluarga mendengar penjelasan dokter Rumah Sakit Anand Surat.

Rumah Sakit Anand Surat merupakan rumah sakit khusus bayi dan anak-anak, tempat Nirvaan dan Nirmaan, dirawat setelah kelahiran prematur.

Nirvaan mengalami pendarahan otak dan cedera internal otak yang diduga akibat perlukuan kasar sang baby sitter.

Dokter Pratik Shah, spesialis perawatan ICU anak yang juga merawat Nirvaan, mengatakan bayi itu “stabil, tetapi kritis”.

“Ketika anak itu dirawat, kondisinya sangat buruk, karena dia menderita cedera otak bagian dalam. Detak jantung dan tekanan darahnya tidak teratur dan karenanya dia memakai ventilator, ” kata Shah.

Nirvaan harus menggunakan ventilator dan juga dibius dokter.

Ketika diperiksa dengan CT scan, dokter mengatakan otak kiri dan kanan Nirvaan menunjukkan pendarahan internal.

Tapi hasil MRI pada 7 Februari mengungkapkan cedera sekunder pada lapisan otak, yang belum terdeteksi saat jalani CT scan.

“Cedera sekunder terjadi karena keterlambatan membawa bayi ke rumah sakit,” kata Shah.

Akhirnya pihak keluarga mengadukan kebrutalan pengasuh bayi Komalben Tandlekar ke polisi setempat.

Ternyata 20 hari sebelum kejadian ini terungkap, keluarga Mitesh dan Shivani Patel sudah memasang CCTV dalam rumah tanpa sepengetahuan pengasuh bayi Komalben Tandlekar.

Pemasangan CCTV ini dilakukan setelah para tetangga memberitahu mereka mendengar tangisan bayi saat dirawat baby sitter.

“Tetangga memberi tahu saya bahwa bayi itu sering menangis, saya memberi tahu anak saya bahwa kami perlu memantau rumah. Awalnya, Mitesh tidak mendengarkan saya, karena mempercayainya (pengasuhnya). Tapi akhirnya Mitesh memasang CCTV atas desakan saya,” kata Kalaben.

Berbekal rekaman CCTV, kini Komalben Tandlekar mendekam dipenjara.

Menurut Polwan Desai yang menangani kasus tersebut, kebrutalan Komalben Tandlekar pada Nirvaan diduga akibat rasa frustrasi pelaku karena tidak memiliki anak sendiri.

Pelaku sudah enam tahun menikah, tapi belum dikarunia anak.

“Ada rasa frustrasi dalam perilaku pelaku. Mungkin tekanan sosial, karena dia tidak punya anak meski sudah enam tahun menikah,” ujar Polwan Desai.

Polwan Desai mengatakan ibu mertua pelaku sering mengejeknya karena belum punya anak. Polisi menyatakan tersangka tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya.

“Penting bagi orangtua yang akan merekrut baby sitter memeriksa latar belakang calon pengasuh bayinya. Kalau tidak bisa sendiri, hubungi polisi,” kata Polwan Desai. (SUMBER: Tribun-Medan.com).

 

 

Tags: baby sitterbayi kembarKebrutalan Baby Sitterkebrutalan pengasuh bayiSadis
Sebelumnya

Ketua DPRD Karimun Tinjau Lahan Pembangunan Sekretariat PBKK

Berikutnya

Fatimah Kader PSI Jadi Tersangka Kecelakaan Tewaskan Anak Gubernur Kaltara, Ini Penjelasan Polisi

Berita Terkait

Kunjungan Wisata Nusantara dan Asing Meningkat Masuk ke Kepri
KEPRI TANJUNGPINANG

Kunjungan Wisata Nusantara dan Asing Meningkat Masuk ke Kepri

4 Agustus 2025
63
Tak Sekadar Jadi Wisata Edukasi Sejarah, Museum Timah Indonesia Mentok Berikan Efek Domino Bagi Sektor Pariwisata
WISATA KEPRI

Tak Sekadar Jadi Wisata Edukasi Sejarah, Museum Timah Indonesia Mentok Berikan Efek Domino Bagi Sektor Pariwisata

25 Januari 2025
90
Dewi Aulia Wakili Kepri Ajang Pemilihan Miss Tourism World 2023 di Beijing
BATAM

Dewi Aulia Wakili Kepri Ajang Pemilihan Miss Tourism World 2023 di Beijing

23 September 2023
326

TV KEPRIONLINE

https://www.youtube.com/watch?v=RmUtzkMvAog

Berita Populer

  • Akibat Candu Film Dewasa, Suami Terkejut Saat Nonton Video Syur, Pemeran Wanitanya Tak Asing

    Akibat Candu Film Dewasa, Suami Terkejut Saat Nonton Video Syur, Pemeran Wanitanya Tak Asing

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Dua Orang Diduga Pengguna Narkoba Terjaring Raziah

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kades Jang Akui Tolak Tanda Tangani Surat Tanah Karena Masuk Hutan Lindung Bukan Karena Ada Dendam Pribadi

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Polisi Bagikan Masker ke Pengguna Jalan, Jumlah Kasus ISPA Naik 38 Persen

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kawal Hak Pekerja Migran, KJRI Johor Bahru Dampingi Deportasi 114 WNI ke Tanah Air

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Danantara Indonesia Tegaskan Komitmen Peningkatan Layanan PLN

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kesal Tak Diajak Berhubungan Badan, Tante Di Riau Ajak Keponakan Dan Suami Main Bertiga

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • GM FKPPI dan GERAK Minta APH Tindak Perjudian Cap Jie Kie Diduga Masih Berjalan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kejari Batam Siap Dukung Deklarasi PWI-SMSI: Tolak Intimidasi, Dorong Pemberitaan Berkualitas

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Polisi Musnahkan Sabu Seberat 1.3 Kg

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Penyebar Informasi Tanpa Batas

Alamat Redaksi :

Jln. Raja Oesman Kel Harjosari
Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun
Provinsi Kepulauan Riau
Telepon : 0777 7363866

Hubungi Kami :

PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA
info@keprionline.co.id

  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.