KEPRIONLINE.CO.ID, INTERNASIONAL – Seorang mantan polisi dan seorang rekannya terekam saat mengangkut mayat seorang pekerja seks di sepanjang trotoar dalam sebuah tas besar.
Mayat Julieth Jhoann Alvarez Mejia, 22, ditemukan di sebuah koper di Bucaramanga, Kolombia, pekan lalu.
Polisi kini telah menetapkan mantan perwira Edwin Yesid Ardila, 33, sebagai tersangka setelah penemuan mengerikan di Taman Bolivar itu.
Dia mengaku datang ke apartemen korban dan tanpa alasan jelas serta di bawah pengaruh zat psikoaktif, dia mencekik pekerja seks itu sampai mati sekitar pukul 5 pagi.
Jenazah korban berada di dalam flat selama hampir 12 jam. Sekitar pukul 17.30, Yesid Ardila diduga memasukkannya ke dalam tas.
Seperti yang terlihat dalam rekaman CCTV, tersangka kemudian terekam kamera CCTV membawa tas di sepanjang trotoar dengan orang lain.
Yesid Ardila diduga memberi tahu rekannya, yang namanya belum diungkapkan, bahwa tas itu penuh dengan puing-puing, dan mereka membuangnya di sudut jalan. Tas itu kemudian ditemukan oleh seorang pejalan kaki.
Rekan tersangka dilaporkan memberi tahu polisi, mengklaim bahwa dia tidak tahu ada mayat di dalam tas dan bahwa Yesid Ardila telah berbohong tentang isinya.
Tersangka kemudian ditangkap polisi. Selama persidangan dakwaan, terungkap bahwa mantan polisi itu dibebaskan dari kepolisian lebih dari 10 tahun yang lalu karena kecanduan narkoba dan masalah kesehatan mental.
Sonia Ayala, seorang psikolog yang bekerja dengan polisi mengatakan Yesid adalah orang dengan masalah kesehatan mental yang parah.
“Dia bahkan tidak memikirkan apa yang telah dia lakukan, satu-satunya kekhawatiran yang dia miliki adalah bagaimana menyingkirkan tubuh itu.”
Tersangka ditahan saat penyelidikan berlanjut. (SUMBER: Tribun-Medan.com).






