Keprionline.co.id, KARIMUN – Puluhan perwakilan pedagang sore Pasar Puan Maimun menghadiri pertemuan yang digelar Bupati Karimun, Iskandarsyah, di Rumah Dinas Bupati, Kamis (2/4/2026) malam.
Pertemuan tersebut dihadiri dua kelompok pedagang yang menyampaikan aspirasi mereka terkait rencana relokasi ke Blok D Pasar Puan Maimun yang dijadwalkan pada 11 April 2026.
Bupati Iskandarsyah menjelaskan bahwa relokasi ini merupakan bagian dari upaya penataan kota. Selama delapan tahun terakhir, para pedagang pasar sore diketahui memanfaatkan lahan parkir sebagai tempat berjualan.
“Lahan parkir itu akan dikembalikan ke fungsi semula, sehingga pedagang diharapkan segera pindah ke Blok D,” ujarnya.
Ia menegaskan, penataan pasar dilakukan dengan tiga kriteria utama, yakni kebersihan dan kenyamanan bagi pengunjung, kerapian tata letak pedagang, serta kontribusi retribusi sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, pemerintah daerah akan melakukan evaluasi dalam kurun waktu dua hingga tiga bulan setelah relokasi dilakukan untuk melihat efektivitas kebijakan tersebut.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Direktur Perumda Bumi Berazam Jaya, Muhammad Mahsun, yang menyatakan optimisme bahwa relokasi ini akan berdampak positif bagi perekonomian daerah.
Menurutnya, dengan menempati lokasi permanen, aktivitas perdagangan tidak lagi dibatasi waktu antara pedagang pagi dan sore. Ia bahkan berharap Pasar Puan Maimun dapat beroperasi selama 24 jam.
“Jika aktivitas ekonomi berjalan sepanjang hari, maka perputaran ekonomi masyarakat akan semakin meningkat,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu perwakilan pedagang, Sugiharto, menyatakan dukungannya terhadap rencana relokasi tersebut. Ia menilai pemindahan ke tempat yang memiliki fasilitas lebih lengkap merupakan langkah yang tepat.
“Ini ide yang baik, kami siap mengikuti aturan pemerintah, termasuk membayar retribusi untuk meningkatkan PAD daerah,” katanya.
Meski demikian, ia menilai keputusan untuk mengikuti relokasi tetap menjadi hak masing-masing pedagang. Namun, ia optimistis rezeki tidak akan tertukar selama para pedagang terus berusaha. (Oky).





