KEPRIONLINE,CO,ID,BATAM – Peningkatan kasus positif Covid-19 terjadi lantaran tingkat kedisiplinan dalam penerapan protokol kesehatan masih kurang baik.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Pakar Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Provinsi Kepulauan Riau, Diky Wijaya menegaskan bahwa penerapan protokol kesehatan menjadi kunci utama menekan potensi penularan Covid-19 dalam segala aspek.
Kepada semua unsur lapisan masyarakat Kepri untuk menjadi agen pelopor kepatuhan protokol kesehatan karena pandemik Covid-19 masih ada di sekeliling kita,” tegas Diky Jum’at (05/03/2021) di Batam Centre.
Diky Wijaya yang juga Candidate Doktor di Universitas Batam juga mengajak semua Ormas, OKP dan juga Paguyuban untuk sama-sama mendukung program pemerintah dalam peran aktifnya mencegah penyebaran Covid-19.
Selain itu juga Diky meminta kepada semua masyarakat untuk tetap terus menggunakan masker, membawa masker cadangan, hand sanitizer, desinfektan, botol minum, peralatan makan pribadi, vitamin dan tisu.
“Saya berharap kiranya semua zona yang ada di Kepri semuanya menjadi zona hijau dan kita semua kembali bisa melaksanakan aktivitas secara normal,” ucapnya
Diky menekankan proaktif masyarakat dengan mematuhi protokol kesehatan (prokes) merupakan upaya menekan laju penularan mutasi baru Covid-19 Inggris atau B.1.1.7
“Untuk itu, kita harus proaktif melindungi diri sendiri dan orang-orang di sekitar kita dengan cara tidak lakukan mobilitas yang tidak perlu sehingga penularan bisa dicegah dengan baik, sehingga mutasi pun bisa dicegah untuk terjadi,” ujarnya
Lanjut Diky, sikap siaga dalam menghadapi B.1.1.7 merupakan ikhtiar untuk menghambat persebaran virus. Pasalnya, tingkat infeksi varian tersebut lebih tinggi dan meningkatkan peluang lebih banyak varian SARS-CoV-2, virus penyebab Covid-19, yang dihasilkan.
Seberapa pun kuatnya varian yang akan muncul di masa yang akan datang, jika kita tidak memberikan virus tersebut masuk ke dalam tubuh kita, maka virus tersebut tidak akan membahayakan,” jelasnya.
“Maka, tugas kita bersama-sama ialah memutus mata rantai penularan di komunitas dengan mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah kasus baru. Melakukan 3T (testing, tracing, treatment) untuk mencegah meluasnya penularan dan mengikuti vaksinasi untuk memumbuhkan imunitas tambahan secara spesifik. Jelasnya.
Dampak penekanan laju penularan B.1.1.7 diyakini efektif bagi pertumbuhan imunitas yang diproleh dari vaksin Covid 19. Tutup Diky. (Oki)

