Alibi Dua Remaja Tersangka Pencuri Sepeda Motor,Mengaku Dijebak

 

KERPIONLINE.CO.ID,KARIMUN – Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Karimun menggelar jumpa pers dalam mengungkap kasus pencurian sepeda motor didepan mapolres karimun,Rabu (4/11/2019).

Kedua Tersangka diketahui berinisial R (18 tahun) dan W (22 tahun) kedua pelaku ditangkap di Alor Jongkong Kelurahan Harjosari Kecamatan Tebing.

Kapolsek Meral menjelaskan penangkapan kedua tersangka berdasarkan laporan seorang warga bernama Toksin yang mengaku kehilangan motornya pada hari senin (2/12/2019) sore saat ingin pergi bekerja.

Dalam jumpa pers kapolsek meral menjelaskan kronologi Kejadian pencurian tersebut terjadi Senin siang di kelurahan Baran kecamatan Meral

Tersangka R dan W dalam menjalankan aksinya membawa kabur sepeda motor yang terparkir di depan rumah dalam kondisi tidak terkunci stang,kedua tersangka lalu membawa kabur sepeda motor dengan cara mendorong menggunakan sepeda motor milik tersangka dengan merk Yamaha X-ride BP 5184 JK warna hitam dan Sepeda motor korban yang dilarikan yaitu Yamaha berwarna merah maron dengan nopol BP 6285 KK akan tetapi motor korban yang dicuri belum dapat ditemukan dan sedang dilakukan pencarian. Ujar AKP deddy santosa putra

Kanit Reskrim Polsek Meral Ipda M Fachri Rizki mengatakan kedua tersangka R dan W mengaku awalnya mereka dimintai tolong seseorang yang mengaku pemilik motor korban,lalu kedua tersangka menyanggupinya karna percaya modus pria tersebut yaitu memberi kunci motor yang dia akui sebagai motornya tersebut dan dengan janji upah 25 ribu setelah berhasil membawa motor tersebut

Kemudian R dan W membawa barang hasil curiannya ke Gang Asoka Kelurahan Baran Barat. Lalu R memboceng seorang laki-laki dewasa yang tidak dikenal, sedangkan W membawa sepeda motor milik R yang digunakan saat beraksi.

“Pengakuan tersangka sepeda motor hasil curian tersebut diletak di daerah Wonosari Kecamatan Meral. Namun saat di cek oleh tim kepolisian, sepeda motor tersebut sudah tidak ada,dan seorang pelaku yang perintahkan kedua tersangka untuk mengambil sepeda motor korban kini berstatus Daftar Pencarian Orang(DPO)” ujar Fachri.

Barang bukti yang diamankan polisi dari tersangka berupa 1  buah Helm merk HBC warna merah,1 helai baju kaos pendek berkerah merk Nevada warna putih, 1 helai celana kain panjang merk Texron Club warna hitam, 1 helai Celana Jeans panjang merk Versace warna abu-abu, 1 buah topi merk Supreme warna hitam, uang tunai sebesar Rp 15 ribu pecahan 3  lembar uang
Rp 5.000.

Kedua tersangka akan dikenakan Pasal 363 Ayat (1) ke-4 KUHP dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara.( KEPRIONLINE.CO.ID KARIMUN / Y23 ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *