Keprionline.co.id, Batam – Direktur Utama PT Dani Tasha Lestari Megat Rury Afriansyah mengakui wacana pembentukan konsorsium melawan praktik mafia lahan di Kota Batam akan dilakukan, ujar Rury kepada media saat dihubungi media, Selasa ( 4/03/2025).
Di dalam pembentukan konsorsium nanti para investor lokal dan nasional dan saat ini masih melakukan koordinasi dengan rekan-rekan pengusaha yang pernah menjadi korban praktik mafia lahan di Kota Batam, ujar Rury.
Untuk sementara ada 9 investor dan pengusaha yang merasa dirugikan dan mengadu ke Panja DPR, dan aduan ini merupakan bukti bahwa persoalan lahan di Kota Batam masalah besar dan harus diselesaikan agar para investor tidak takut nberinvestasi di Kota Batam, ujar Rury.
Sementara mantan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan, persoalan lahan di Kota Batam meberikan rasa khawatir untuk pengusaha untuk berinvestasi di provinsi Kepri ini, tentu pemerintah harus secepatnya mencari solusi supaya tidak menjadi bahan pembicaraan kepada para pengusaha, ujar Nurdin. ( Fery ).






