KEPRIONLINE.CO.ID, NASIONAL – Terungkap fakta baru dalam kasus penemuan mayat guru taman kanak-kanak (TK) berinisial H di rumahnya wilayah Gunungsari, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Kematian korban ternyata dibunuh. Pelaku pria berinisial S (41).
“Jadi, dari hasil penyelidikan disimpulkan bahwa korban meninggal karena dibunuh dan pelakunya ialah pacar korban inisial S,” kata Kepala Satreskrim Polresta Mataram Komisaris Polisi Kadek Adi Budi Astawa, Kamis.
Dia mengatakan dari hasil penyelidikan, keberadaan S terdeteksi di Jawa Timur. Polisi yang mengetahui keberadaan S langsung melakukan pengejaran dan menangkap yang bersangkutan pada Rabu (10/8) siang.
“Kami tangkap pelaku di Desa Geri, Kecamatan Geri, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur,” ujarnya.
Kadek Adi bersama tim telah mengamankan S di Polresta Mataram, kemudian membawa yang bersangkutan ke Lombok melalui jalur udara.
“Sekarang yang bersangkutan (S) sudah ada pada kami. Saat ini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut,” ucap dia.
Peristiwa penemuan jenazah guru TK tersebut pada Jumat (29/7).
Jenazah H kali pertama ditemukan oleh ibu kandungnya di kamar mandi rumah. Dari hasil autopsi, ditemukan luka lebam pada wajah dan gigi korban yang patah.
Dasar kecurigaan terhadap hasil autopsi itu yang membawa kepolisian untuk melakukan pendalaman hingga terungkap peran S sebagai pelaku pembunuhan. (SUMBER: jpnn.com).

