Dugaan Pungli Bantuan Kandang Ayam Marak di Pasaman

KEPRIONLINE.CO.ID,NASIONAL SUMBAR PASAMAN – Program pemerintah dalam penyaluran bantuan Rumah Tangga Miskin Pertanian ( RTMP ) diduga telah dilakukan pemotongan ( Pungli ) oleh oknum yang tidak bertanggung jawab saat menyalurkan bantuan ini.Bantuan RTMP dari pemerintah ini berupa berupa bibit durian, bibit Kakao dan bibit ayam unggul lengkap dengan biaya untuk membuat kandangmya, sebanyak Rp 500.000 perkandang atau perkepala.

Pemotongan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab adalah saat penyaluran bantuan dana pembuatan kandang ayam sebesar Rp 500.000 / kandang.Pengakuan warga di Kejorongan II Tanjungberiang, Nagari Lubuk Layang, Kecamatan Rao Selatan, Kabupaten Pasaman pemotongan dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab kisaran Rp 30.000 – Rp 50.000 perkepala dari bantuan yang diterima sebesar Rp 500.000, Iya saya terima bantuan hanya Rp 450.000 kata Riswandi penerima bantuan kepada media Keprionline.co.id,Kamis ( 28/11/19 ).

Pengakuan penerima bantuan lain seperti,Anasrul dilakukan pemotongan atas bantuan yang dia terima karena kondisi kandang ayam buatanya menjadi tidak layak,sedang untuk menambah harus menggunakan uang pribadi dan sudah tidak punya.Sementara Kepala Jorong II, Tanjung beriang, Dedi Wendri, juga membenarkan adanya pemotongan dalam membagikan bantuan kepada penerima RTMPĀ  dengan dalih ‘pungutan itu di lakukan karena ikut membantu mengisi formulir,”ungkapnya Dedi Wendri.

Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian Kabupaten Pasaman, Romi Zuswandi S.Pt mengatakan,Bantuan biaya pembuatan kandang ayam dengan jumlah Rp 500 ribu perkepala tidak boleh ada pemotongan dalam bentuk apapun, sedang bagi setiap oknum yang melakukan pemotongan maka itu memjadi tanggung jawab pribadinya, karena petugas yang bekerja dilapangan sudah diberikan honor setiap bulan, kata Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian Kabupaten Pasaman, Romi Zuswandi S.Pt.( KEPRIONLINE.CO.ID NASIONAL SUMBAR PASAMAN / F23 ) .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *