Keprionline.co.id, Karimun – S. Sijabat menyampaikan selama ini pemerintah Kecamatan Moro minim melibatkan media dalam forum pembangunan di Moro, dan ini sangat kami rasakan dimana pemerintah Kecamatan Moro kurang melibatkan Media dalam program pembangunan, ujar Sijabat.
Sebenarnya kemajuan satu wilayah itu harus melibatkan seluruh stakeholder termasuk media, tetapi kaca mata saya melihat pemerintah Moro terkesan selalu mengabaikan media saat ini, ujar S.Sijabat.
Intinya, melalui Forum ini kami berharap komunikasi antara media dengan pemerintah Kecamatan Moro bisa berjalan harmonis sehingga pembangunan daerah ini bisa berjalan dengan baik, ujar S. Sijabat.
Dalam Forum ini kita khusus membahas masalah terkait dengan penyelenggaraan pelayanan publik berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2012 dan melibatkan semua instansi pemerintah, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta perwakilan RT/RW turut hadir artinya mari kita sama-sama bersinergitas untuk membangun Moro, ujar S.Sijabat.
Selain itu salah satu peserta Forum Sony juga menyampaikan, beberapa persoalan yang selame ini ada Kecamatan Moro berupa permasalahan termasuk penyaluran bantuan sosial agar tepat sasaran, kondisi jalan menuju Kantor Camat Moro, masalah sampah di kawasan Pangkal Kelanang menuju Gelugor, hingga fasilitas kesehatan dan persoalan keamanan dan peredaran narkoba yang dinilai membutuhkan perhatian serius dari instansi terkait, terutama untuk melindungi generasi muda, ujar Soni.
Sementara Camat Moro Andri Winarta menyatakan akan menampung dan meneruskan aspirasi masyarakat kepada pemerintah serta instansi berwenang sesuai bidang masing-masing.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh undangan yang hadir dan berharap FKP menjadi wadah komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat demi peningkatan pelayanan publik serta pembangunan di Kecamatan Moro. ( Soni ).





