UMKM Harus Berubah Dari Ulat Menjadi Naga

KEPRIONLINE.CO.ID, TANJUNGPINANG – Sulitnya UMKM tumbuh dan berkembang diyakini karena kurangnya gebrakan dari seluruh stakeholder ( Pemangku Kepentingan ) yang ada.

“Agar UMKN kita bisa tumbuh dan berubah dari ulat menjadi naga, mutlak diperlukan inovasi-inovasi dari pelaku UMKM dan OPD terkait,” kata Sekda kota Tanjungpinang, Riono, di hadapan ratusan peserta pelatihan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) yang digelar di Hotel Bintan Plaza Tanjungpinang, Senin, (07/05/2018).

Sulitnya akses pelaku UMKM untuk mendapatkan modal dari kreditur baik bank maupun non bank juga harus mendapat perhatian serius dari semua pihak.

Selain itu, peningkatan mutu dan kualitas produk UMKM juga perlu dilakukan agar mampu bersaing dan mampu merebut pasar.

“Dalam menghadapi kompetitor yang ada, pelaku UMKM juga harus mampu menaikkan mutu produknya. Packaging yang baik beserta label halal nya juga perlu mendapat perhatian serius. Dengan demikian mudah-mudahan produk UMKM dapat bersaing di pasar,” tambahnya.

MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) yang sudah bergulir sejak 2015 silam diyakini akan berpengaruh besar terhadap hidup matinya UMKM. Agar mampu “survive” pendampingan dari penerintah sangat diperlukan. UMKM harus terus diberdayakan.

Mengenai bantuan permodalan, Pemerintah sangat concern dalam hal pengadaannya. Program Kucuran dana dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan program permodalan lainnya yang sudah ada merupakan bukti kongkrit keberpihakan pemerintah terhadap UMKM. ( KEPRIONLINE TANJUNGPINANG/MANURUNG ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *