Trade Investment Industry Agriculture Tourism & Export Expo (TIIATex) Digelar Di Batam

PT. Pelangi Internusa Mediatama yang didukung oleh Kementerian Pariwisata, Kementerian Perdagangan, Kementerian Koperasi, Kementerian Perindustrian, menggelar Trade Investment Industry Agriculture Tourism & Export Expo di Nagoya Hill Mall, Batam, Kamis, (22/02/2018).

TIIATex ini menjadi ajang Exhibition, Promotion, Art Perform, Product of knowledge.
Berbagai stand menyajikan produk – produk asli Indonesia hasil kerajinan UKM-UKM dari beberapa kota di Indonesia.

Stand dari daerah-daerah seperti stand Kota Bogor, Kabupaten Rembang, Kabupaten Cilacap, Disperindag Kabupaten Sidoarjo, Disperindag Jatim, UKM Binaan Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim, Diskop dan UKM/ Perdagangan Kota Banda Aceh, Dinas Perdagangan Kabupaten Jombang dan tuan rumah Batam sangat menarik perhatian pengunjung.

Aneka produk unggulan dari masing-masing daerah peserta ditampilkan di sini. Produk Batik, kerajinan tangan, produk olahan ikan dan aneka produk lainnya tampak sangat mendapat antusiasme yang tinggi dari para pengunjung Expo.

Perwakilan dari PT. Pelangi Internusa Mediatama selaku event organizer, Surya Wijayanto kepada keprionline.co.id mengatakan bahwa pihaknya berupaya menaikkan mutu produk-produk asli Indonesia.

“Kami berupaya untuk menggalang kekuatan dengan pemerintah untuk meningkatkan kualitas produk-produk asli Indonesia dari UKM-UKM kita di daerah. Dengan adanya event ini kita berharap agar pelaku-pelaku UKM kita lebih terpacu semangatnya dalam menghasilkan produknya. Berharap penyelenggaraan di hari depan dapat lebih besar lagi dan kita dapat memajukan potensi asli produk Indonesia di mata dunia,” katanya.

Sementara itu Kabid. Kelembagaan Dinas Koperasi Kota Batam, Efryandi mengatakan bahwa Indonesia harus siap dalam persaingan perdagangan bebas MEA (Masyarakat Ekonomi Asean).

“Kita tidak bisa menghindar dari persaingan-persaingan dengan negara-negara Asean lainnya. Karena itu kita harus mempersiapkan diri dengan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas produk kita agar dapat bersaing dengan produk-produk mereka. Kualitas mutu, rasa dan packaging juga harus kita tata dengan baik. Dan jangan lupa, izin IRT (Industri Rumah Tangga) dan standarisasi eksport juga harus kita perhatikan. Kami di Dinas Koperasi siap membantu pelaku-pelaku UKM dengan memberikan pendampingan, penyuluhan dan pelatihan. Ini semua untuk kemajuan UKM kita,” katanya.

Dalam pantauan keprionline.co.id, stand UKM Binaan Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim dibanjiri pengunjung karena stand ini memberikan goodybag gratis kepada para pengunjungnya.

“Kita dapat goodybag gratis. Isinya produk olahan ikan dan kerupuk ikan. Stand mereka memang bagus. Produk-produk mereka juga mantap dan sudah berstandar mutu,” kata Salberd Sinaga, seorang pengunjung yang tinggal di kawasan Perum Orchid Park, Batam.

TIIATex ini berlangsung selama empat hari dimulai hari ini dan berakhir tanggal 25 Pebruari mendatang. ( KEPRIONLINE/BATAM/MANURUNG ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *