Simumulasi Sispam Kota Libatkan 150 Anggota Polres Kota Tanjungpinang

KEPRIONLINE.CO.ID, TANJUNGPINANG ~ Polres Tanjung Pinang adakan Simulasi SISPAM KOTA dalam rangka Persiapan Pengamanan PILWAKO Tanjung Pinang di Lapangan Pamedan, Sabtu (12/08/).

Dalam simulasi ini diasumsikan adanya Potensi konflik akibat ketidakpuasan pihak yang kalah suara terhadap Hasil Perhitungan suara di beberapa TPS. Oknum yang tidak puas ini mendatangi TPS dalam kondisi mabuk dan membuat kericuhan yang berdampak pada semakin banyaknya massa yang berkumpul dan mencoba melakukan tindakan anarkis terhadap petugas KPPS di TPS.

Pihak keamanan tidak berdaya meredam emosi massa yang beringas. Pihak keamanan dan petugas KPPS meminta massa untuk menemui KPU dan meminta penjelasan mengenai hasil Pemungutan suara.Massa pun menuju Kantor KPU. Karena massa tidak puas dengan jawaban pihak KPU massa kembali melakukan tindakan anarkis. Polsek Bestari Kota Tanjung Pinang meminta bantuan pasukan Dalmas (Pengendalian Massa) dari Polres.

Dalmas Polres Tanjung Pinang melakukan upaya memukul mundur para pengunjuk rasa yang semakin beringas dan melakukan pembakaran ban untuk menghadang pasukan Dalmas. Dengan cepat ban yang dibakar dipadamkan apinya oleh pasukan Huru hara yang datang membackup pasukan Dalmas.

Upaya pembubaran massa dilakukan Pasukan anti huru-hara dengan menembakkan water cannon ke arah kerumunan massa.
Massa yang merasa terdesak mencoba melempari aparat dengan batu dan kayu.
Tim Anti teror Brimob Polda Kepri yang bermarkas di Tanjung Uban pun diterjunkan untuk melakukan penangkapan massa yang anarkis. Dalam upaya penangkapan itu terjadi perlawanan dari beberapa pengunjuk rasa dan terjadi perkelahian.

Salah seorang pengunjuk rasa menyerang anggota Anti teror dengan sebilah pisau tetapi dengan sigap anggota tersebut melumpuhkannya dengan tangan kosong.

Massa pun berhasil dipukul mundur dan membubarkan diri. Situasi kondusif kembali.
Sebanyak 150 personil Polres Tanjung Pinang diterjunkan dalam latihan ini.

“110 personil Sabhara dan 40 personil Brimob ambil bagian dalam latihan simulasi ini. Dan latihan ini berjalan dengan baik sesuai tahapan-tahapan kejadian yang kita rencanakan. Dari hasil simulasi ini terlihat adanya sinergitas yang terpadu dari semua unsur pasukan yang kita terjunkan,” kata Kapolres Tanjung Pinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro, SH, SIK, MH kepada awak media.

Kapolres juga menjelasan akan ada simulasi lanjutan di bulan September ini dengan skala lebih besar yang melibatkan berbagai pasukan dan massa yang lebih banyak.
” Simulasi lanjutan itu nanti untuk memantapkan Persiapan Sistem Pengamanan Pilkada Walikota Tanjung Pinang Juni 2018 nanti,” pungkasnya.
( KO \ RED \ GIBSON MANURUNG-Tanjung Pinang ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *