Pekerjaan Jalan Di Kampung Boyan Kecewakan Warga

Lingga Keprionline  – Pekerjaan Jalan di Daerah Kampung Boyan mengecewakan Warga. Rumah Majid warga kampung baru Rt 03 Rw 03 dusun 1 Desa Batu Berdaun diding bagian Kiri Rumah Tertimbun tanah Lebih Kurang 1/2 meter dari lantai Dasar Rumah   istri majid yang berhasil di temui koran ini di kediamanya mengatakan bahwa ketika melakukan penimbunan jln tersebut kita tak berani memberitahukan kepada pekerja karna mereka hanya bekerja yang makan Gaji ujarnya.

Suami saya di rumah tak bisa bergerak karna kedua kakinya telah di aputasi akibat terkena penyakit kencing manis namun walaupun kami diam pengawar Proyek kan ada atau pihak Pekerjaan Umum yang melakukan Pengawasan Proyek tersebut ujarnya, diakan melihat bahwa tanah yang di peruntuhkan untuk pengerasan jalan menuju SMK negeri singkep tersebut

Majid Pemilik Rumah juga mengatakan Supaya Pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Terkait dapat supaya mengali tanah yang telah berada didingding rumah dan kalau dapat di buat paret supaya ketika air hujan datang tidak masuk ke dalam rumah ujarnya

Kepala Desa batu berdaun Sukarmadi mengatakan bahwa dirinnya telah memberitahukan keluhan. Majid kepada pihak Pemborong dan dinas terkait yaitu Dinas PU supaya mencari solusi yang terbaik untuk pembangunan yang sedang berlangsung tersebut mudah mudahan dinas terkait segera mencari solusinnya supaya tanah yang nempel di dingging rumah pak majid dapat di bongkar ujarnya.

Majid juga mengatakan bahwa di rinya tidak melarang pemerintah membuat pembangunan yg lebih baik apalagi Rumah yang kami tempati ini juga bantuan Pemerintah ujarnya,  Tina istri majid meminta kepada pemerintah daerah dalam hal ini Pekerjaan umum supaya memperhatikan keluhan masyarakat, tina mengatakan setiap hujan datang semua jendela  rumah tersebut terkena percikan air yang bercampur tana liat kami sangat sulit membersihkan ketika percikan air tersebut melekat di dingding Rumah maklum pak rumah ini belum di plester karna tidak ada uang ujarnya.

Dalam pantawan koran ini bahwa perluasan jalan yang di lakukan masih bisa ke sebelah kiri karna sebelah kiri terlihat kosong hanya ada dua pohon kelapa yang mungkin pemilik tanah dapat di runding untuk mencari solusi terbaik supaya pembangunan tersebut tidak sampai merugikan masyarakat apalagi jalan tersebut bukan jalan protokol, saat ini dingding rumah Majid  terlihat diding rumah tersebut menjadi pundasi jalan.

Rumah tersebut juga dapat bantuan dari pemerintah pada tahun 2011 lalu melalui dana PSPS ujar Majid ( Tbn / KO – 24 )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *