Pabrik Aspal Habis Di Lalap Si Jago Merah

Lingga – Keprionline.com Pabrik tempat Pemasakan  Aspal Milik PT Harap Panjang (HP) yang terletak di Kelurahan Raya, Kecamatan Singkep Barat, Ludes dilalap Sijago merah  Sabtu (2/11) sekitar pukul 14.30. Para Kariawan  bekerja Keras berusaha untuk memadamkan api, hinga api tersebut tidak sempat menjalar ke Perumahan Kariawan PT Harap Panjang bahkan  tangki yang berisi BBM untuk keperluan operasional kapal masih terselamatkan.

Keterangan yang dihimpun media  ini dari karyawan yang saat itu berada dilokasi kejadian, api diduga berasal dari kompor pemasak aspal yang akan dinyalakan karyawan. Api yang dihidupkan tiba-tiba menyambar aspal yang mengandung bahan bakar solar. Sehingga membesar dan tidak dapat dikendalikan.

“Kalau pekerja pembakaran cepat menimbun dengan pasir, aspal yang terkena jilatan api itu, Api dapat di padamkan  ujar Kariawan  berbicara, saat kejadian berlangsung.

Dilanjutkannya, setelah api membesar beberapa sopir dump truck, berlomba mengeluarkan mobil yang berada di lokasi pabrik. Untuk menghindari ledakan yang mungkin saja terjadi, jika api terus membesar. Beberapa kali terdengar ledakan hingga membuat panik pekerja lainnya yang berhamburan menyelamatkan diri.

“Operator crane dan loader yang berada di lokasi kemudian berupaya sekuat tenaga membuat batas. Agar, api tidak sampai menjilat tangki BBM dan stok aspal yang berada di sekitar tempat pengolahan  limbah,” sebutnya.

Dikonfirmasi terpisah Kapolsek Singkep Barat, AKP Rusdiantoro, mengatakan hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran yang terjadi di PT HP tersebut.

“Hingga hari ini masih dalam lidik tentang penyebab kebakaran dan jumlah kerugian belum dapat ditaksir,” ucap Toro singkat.

Pantauan koran ini di lapangan, asap hitam yang membubung, mengundang perhatian masyarakat sekitar untuk melihat apa yang terjadi di PT HP. Warga hanya dapat menonton tidak berani mendekat ke lokasi kebakaran karena khawatir tangki BBM yang berisi BBM terkena jilatan api. Dan, dapat membahayakan jiwa.

Warga yang menonton kebakaran sedikit kecewa terlambatnya mobil kebakaran datang ke lokasi kejadian. Apalagi saat datang, mobil kebakaran tidak membawa persediaan air yang cukup. Dua kali semprotan diarahkan ke api, mobil pemadam kehabisan air.

Untungnya, lokasi kejadian tidak jauh dari kolong (sejenis kolam peninggalan PT pasir yang berair) hingga dapat dipergunakan untuk memmadakan api. Satu jam keudian api berhasil dilumpuhkan. ( J.ds

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *