Mahasiswa Kukerta Desa Teluk Sebong Dorong Wawasan Anak Sekolah Di Negeri Laskar Pelangi

KEPRIONLINE.CO.ID, BINTAN –
Perjuangan untuk mendapatkan pendidikan seperti di dalam novel Laskar Pelangi terjadi di mana-mana. Tak perlu jauh-jauh. Sekolah di pinggiran Kabupaten Bintan nyaris serupa.

Sebuah Sekolah Dasar Negeri (SDN) 001 Teluk Sebong yang berdiri sejak tahun 1992 merupakan sekolah tertua di Kecamatan Sri Bintan, Kabupaten Bintan.

Orang-orang menyebut sekolah itu Sekolah Negeri Laskar Pelangi dan berada tidak jauh dari hutan. Dengan keterbatasan fasilitas gedung bangunan tua yang dimiliki sekolah yang hanya memiliki 6 ruang kelas belajar dengan jumlah siswa sebanyak 38 orang.

Dengan kondisi keterbatasan yang dimiliki sekolah tersebut menjadi perhatian Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta/KKN) Teluk Sebong dan menetapkan pilihannya untuk rutin berbagi, berlatih guna menambah wawasan serta pengetahuan untuk anak-anak SDN 001 Teluk Sebong.

“Berbagai kegiatan diadakan untuk memberikan wawasan tambahan, seperti mengajar di kelas, kelas motivasi dan memberikan kegiatan ekstrakurikuler,” ujar Silaen Rovaldy, ketua kelompok kukerta, usai mengajarkan latihan PBB di SDN 001 Teluk Sebong, Rabu, (08/08/2018).

Tidak hanya itu, Kelompok kukerta Teluk Sebong ini pun melatih anak SDN 001 pasukan baris berbaris guna menyambut HUT RI ke-73. Beberapa upaya dilakukan agar anak-anak sekolah dapat merasakan nuansa meriahnya HUT RI nantinya.

Kelompok Mahasiswa Kukerta Desa Teluk Sebong dengan jumlah 8 orang yang terdiri dari jurusan sosiologi, Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Pemerintahan dan Akuntansi serta Manajemen Sumber Daya Perairan ini bergabung mensinergikan ilmu-ilmu yang didapat di bangku perkuliahan dan menerapkannya langsung di masyarakat.

Sejumlah kegiatan lain telah mereka laksanakan seperti kegiatan peningkatan mental, pendidikan sadar sampah usia dini, posko pintar Manis Renggo dan peningkatan motivasi.

“Pelaksanaan kukerta ini juga merupakan program dari kementerian dalam dunia pendidikan yang bertujuan merevolusi mental dan karakter anak,” ucap Silaen.

Silaen bersama dengan Tim kelompoknya dengan semangat mengabdikan dirinya selama satu bulan di Desa Teluk Sebong yang cukup jauh dari pusat keramaian. Dengan rentang jarak posko 4 km dari kantor desa dan jarak posko ke sekolah desa teluk Sebong ini sekitar 40 km.

“Masih banyak program kegiatan yang akan dilaksanakan, seperti literasi dasar, PBB dan karya seni serta kegiatan lainnya,” kata Silaen yang juga merupakan ketua Himpunan Mahasiswa Sosiologi itu.

“Sebenarnya dengan jarak tempuh ke desa yang cukup jauh membuat kami kewalahan untuk berkoordinasi dengan perangkat desa. Namun demikian, hal itu mengurangi semangat kami,” pungkas Silaen dengan wajah penuh semangat.

Silaen mengharapkan semoga kedepannya tujuan dari revolusi mental itu bisa dirasakan anak-anak untuk tujuan yang panjang.

Ia juga berharap kepada kelompok kukertanya untuk tetap semangat dan tetap kompak guna membawa perubahan ke arah yang lebih baik untuk generasi Indonesia.

Atas pelaksanaan Kukerta Mahasiswa UMRAH ini, Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN 001) Teluk Sebong, Nurlita menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada peserta kelompok kukerta, atas jerih payah dan usaha dalam berbagi wawasan dengan anak-anak.

“Mudah-mudahan dengan adanya kukerta ini semoga dapat menambah wawasan anak-anak. Dengan kehadiran mereka dapat menambah kegiatan ekstrakurikuler, menambah pengetahuan untuk dapat lebih kreatif, melalui ide ide yang dimiliki,” ujar Nurlita.(KEPRIONLINE/BINTAN/MANURUNG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *