Langgar Undang – Undang Dan Peraturan Pemerintah DPRD Karimun Bawa Tiga Perusahaan Ini Ke Jalur Hukum

Keprionline.co.id , Karimun – Tiga perusahaan pengelola hasil pertanian di Kundur tidak memiliki izin operasi mulai dari tahun 2009 yang silam . Hal ini terungkap saat hearing antar lintas komisi DPRD Karimun bersama dengan beberapa instansi pemerintah terkait di kantor DPRD Karimun , Selasa ( 4 / 4 ) .

Rasno ketua Komisi III DPRD Karimun mengatakan , ” Perusahaan pengelola hasil pertanian ini sudah melanggar undang – undang dan peraturan pemerintah mulai dari mereka beroperasi selama delapan tahun , Bagi saya perusahaan ini sangat luar biasa hanya mengantongi izin prinsip mereka dengan leluasa melakukan kegiatan industri .

Kami sudah memanggil mereka hearing dua kali tetapi mereka tidak bisa menunjukkan izin industri dan izin lainya , Dan hasil hearing yang kami lakukan dengan instasi terkait tiga perusahaan ini harus dibawa ke jalur hukum dan hasil hearing ini akan kita laporkan ke pimpinan DPRD Karimun untuk untuk ditindak lanjuti .

Tiga perusahaan pengelola hasil pertanian adalah PT. Star Grower pengelola gambir , PT . Sarikotama Pengolahan daging kelapa ekspor dan arang tempurung kelapa , PT . Saweda pengolahan kelapa kopra dan arang tempurung kelapa .

Tiga perusahaan ini sudah melanggar Undang – Undang No 3 Tahun 2014 tentang industri , Peraturan Pemerintah No 107 Tahun 2015 tentang izin usaha industri dan masih ada beberapa peratuan pemerintah lagi . Selain itu mereka mengaku telah mempekerjakan sekitar 500 jiwa tenaga kerja lokal tetapi sampai saat ini tidak ada yang didaftarkan ke Dinas Tenaga Kerja , kata Rasno . ( KO / Red – xx22 – KRM ) .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *