Koperasi Sulit Adakan RAT ? Ini Kata Dinas Koperasi Tanjungpinang

KEPRIONLINE.CO.ID, TANJUNGPINANG – Selain dari manajemen keuangan yang sehat, pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) adalah elemen penting dari bukti koperasi yang baik dan sehat.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Koperasi, Dinas Tenaga Kerja, Koperasi Dan Usaha Mikro Kota Tanjungpinang, Roswita, SE dalam acara “Kegiatan Pengembangan Wawasan Koperasi Tahun Anggaran 2018” di Hotel Bintan Plaza, Selasa, (27/03/2018).

“Pada dasarnya koperasi yang sehat dan baik itu pasti melaksanakan RAT setiap tahun. Sesuai dengan undang-undang, itu sudah menjadi kewajiban koperasi yang berbadan hukum. Ini juga merupakan satu bukti bahwa koperasi tersebut sehat,” katanya kepada keprionline.co.id.

Lebih lanjut Roswita mengatakan bahwa koperasi-koperasi di Tanjungpinang masih banyak yang perlu mendapat pendampingan untuk pelaksanaan RAT.

“Untuk koperasi-koperasi yang sulit mengadakan RAT karena alasan sulit membuat laporan keuangan yang terstandard, kita siap mengadakan pendampingan. Ada tim penyuluh kita yang selalu standby dalam membantu menyusun laporan keuangannya,” tambahnya.

Roswita juga menjelaskan konsekwensi dari kealpaan dalam penyelenggaraan RAT. Ada sanksi yang dihadapi jika hal itu terjadi.

“Pembekuan koperasi dapat dilaksanakan oleh pejabat yang berwenang jika ada koperasi yang tidak melaksanakan RAT dua tahun berturut-turut. Oleh karena itu sangat sayang jika hal itu sampai terjadi,” sambungnya.

Melalui kegiatan pengembangan wawasan koperasi ini, Roswita berharap para pelaku koperasi semakin matang dalam manajemen koperasi.

“Kita berharap pengurus dan pelaku koperasi dapat mengambil pelajaran dari kegiatan ini untuk meningkatkan daya saing dan kemajuan koperasi. Pengurus juga dapat mengerti tentang tata kelola keuangan dan juga kewajiban perpajakannya,” pungkasnya.

Sementara itu salah seorang peserta kegiatan ini, Gibson Manurung mengatakan bahwa sangat perlu pemberdayaan pelaku-pelaku koperasi dalam mengembangkan koperasi. Pengurus di salah satu koperasi di dua Provinsi ini juga mengungkapkan kegembiraannya atas pelaksanaan kegiatan ini.

“Tujuan koperasi ini sangat mulia, yaitu untuk mensejahterakan anggota. Oleh karena itu, perlu empowering pelaku-pelaku koperasi untuk mencapai tujuan tersebut dengan berbagai pelatihan-pelatihan dan pendampingan -pendampingan dari dinas terkait. Kita senang dilibatkan di dalamnya. Kegiatan ini sangat bermanfaat,” katanya.( KEPRIONLINE/TANJUNGPINANG/MANURUNG ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *