Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak Akui Kepri Alami Keterlambatan Ekonomi

KEPRIONLINE.CO.ID, KEPRI ~ Pertumbuhan ekonomi Kepri mengalami perlambatan di triwulan II tahun 2017. Saat itu, ekonomi hanya tumbuh 1.52 persen. BPS dan BI Kepri berharap agar pemerintah daerah dapat membelanjakan anggaran secara maksimal agar dapat menstimulus pertumbuhan ekonomi.   

Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak merespons baik masukan yang disampaikan pihak Bank Indonesia (BI) dan BPS. Ke depan, ia pun mendelegasikan tugas kepada Komisi II DPRD Kepri untuk menggagas pertemuan dengan organisasi perangkat daerah (OPD) Kepri yang difasilitasi DPRD.

“Jadi masukan yang diberikan oleh Bank Indonesia kepada OPD tinggal kita awasi. Karena kami gelisah juga melihat pelambatan ekonomi ini,” kata Jumaga.

Provinsi Kepri, harus bisa mengembalikan kejayaannya seperti tahun tahun sebelumnya. Maka dari itu, ia berharap seluruh elemen, khususnya Pemprov Kepri serius bekerja membangkitkan ekonomi Kepri. “Kalau memang ada kepala OPD yang tidak sanggup, ya diganti saja,” tegas Jumaga.

Di tempat yang sama, Ketua Komisi II DPRD Kepri Hotman Hutapea mengamini permintaan Ketua DPRD Kepri. Atas dasar itu, Ia meminta kepada Bank Indonesia dan BPS terus memberikan masukan tiap triwulannya kepada DPRD dan Pemprov Kepri untuk dapat mengambil tindakan.

Komentar lainnya datang dari anggota Komisi II Onward Siahaan. Politisi Gerindra ini meminta agar semua pemangku kebijakan untuk tidak mengeluarkan komentar yang membuat bingung masyarakat. Dalam pertemuan itu, hadir juga anggota komisi II lainnya, di antaranya Rudi Chua dan Asmin Patros. ( kabarbatam.com \ keprionline.co.id ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *