Karyawan PT. CTE Nyaris Ricuh Di PT. Saipem

Keprionline.co.id , Karimun – Karyawan PT Citra Tubindo Engineering (CTE) Subkon perusahaan PT . Saipem Indoneisa nyaris bentrok dengan security kerena mereka tidak diperbolehkan pulang , Kejadian sekitar pukul 9.30 Wib dimana sekitar 1000 karyawan PT. CTE memilih mangkir atau pulang dari lokasi pekerjaan karena management PT. CTE melakukan perubahan sistem kerja secara mendadak , Kamis ( 8 / 9 ) .Salah satu karyawan PT. CTE berisial TH mengatakan kepada keprionline.co.id , ” Perusahaan telah memperlakukan kami tidak wajar dimana aturan perusahaan selelu berubah – ubah dan ini yang membuat kami marah dan mimilih mogok kerja . Pertama kami melakukan tanda tangan kontrak dalam perjanjian kontrak itu hari kerja selama enam hari beberapa bulan peraturan perusahaan berubah kembali menjadi lima hari kerja .

Setelah itu perusahaan kembali mengeluarkan peraturan enam hari kerja dalam seminggu dan inilah dasar kemarahan karyawan PT . CTE kepada management lantaran membuat karyawan jenuh dan tidak dihargai . Kalau ingin melakukan perubahan jam kerja tentu kita akan melakukan perubahan kontrak kerja karena sebelumnya di dalam kontrak kerja yang sudah kami tanda tangani tercantum lima hari kerja jadi kami meminta perusahaan untuk menjelaskan ini .

Selain itu karyawan PT. CTE sekarang ada sekitar 1000 orang bekerja di PT. Saipem dan tinggal di tiga lokasi atau mes . Hari pertama tidak ada masalah, Setelah beberapa bulan, timbul masalah nasi catering yang sudah disediakan perusahaan basi , gaji karyawam sebagian tidak dibayar full dan masih ada karyawan yang tidak tanda kontrak tapi bekerja di PT. Saipem , kata HH .

Mangasi Hasibuan salah satu Superintendent PT . CTE mengatakan , saya rasa karyawan kami tidak ada yang ricuh di PT . Saipem cuma ada beberapa karyawan yang melakukan mogok kerja karena perubahan pertaturan dan masalah itu sudah clear dimana karyawan PT. CTE besok sudah bekerja seperti semula , Terkait dengan nasi basi sampai saat ini saya belum ada menemukan , kata Mangasi kepada keprionline.co.id. ( red / Ko – 1 ) .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *