Judi Dadu Di Grebek Anggota Polres Lingga

Lingga Keprionline.com  –  Jajaran Satuan Reserse Keriminal (Reskrim) Polres Lingga, Rabu (5/11) sekitar pukul 01.30 WIB berhasil di grebek tempat  judi cingkoko atau dadu di Desa Panggak  Kecamatan Singkep Barat Kabupaten Lingga.
Dari pengerebekan tersebut, delapan tersangka dan barang bukti (BB) uang tunai Rp6 juta  diamankan.Kapolres Lingga, AKP Puji Santosa SH, melalui Kasat Reskrim AKP Abuzanar SH mengatakan, keberhasilan membongkar judi cingkoko tersebut berkat informasi masyarakat yang dipimpin Kaur Bin Ops Satreskrim Ipda Marganda T, SH dan Provost Lingga dipimpin Iptu Chrisman Panjaitan.  SE MH menggerebek markas judi di lokasi itu berkat informasi masyarakat setempat.

“Penangkapan delapan tersangka judi di lokasi Desa Panggak  tersebut berkat informasi masyarakat yang mengaku gerah dengan aktivitas itu,” kata Abuzanar, Rabu (5/10).

Berdasarkan laporan itu, kata Abu, ia langsung menginstruksikan tim gabungan Polres Lingga untuk datang ke tempat kejadian perkara (TKP). Dari tempat tersebut, ditemukan belasan orang yang sedang melakukan taruhan di meja atau lapak judi yang telah dipersiapkan.

Tak pelak, dari sekian orang yang ikut dalam taruhan judi dadu guncang itu, delapan pemain berikut bandar diamankan. Sedangkan dua orang lagi berhasil melarikan diri ke dalam semak-semak.

“Dari sebelas pemain yang kita amankan saat itu, dua di antaranya berhasil melarikan diri dari kejaran anggota. Barang bukti sebanyak Rp6 juta lebih berikut alat bukti seperti tempat mengguncang dau dan tiga pasang dadu berhasil kita amankan,” ujar Abu.

Penggerebekan yang dilakukan dini hari itu tidak berlangsung lama. Para tersangka langsung digelandang ke Markas Polres Lingga untuk diperiksa dan dimintai keterangan oleh penyidik.

Is, salah seorang tersangka yang ikut memasang taruhan judi dadu tersebut mengaku tidak ikut terlibat dalam aktivitas judi tersebut. Saat di lokasi itu, ia hanya sebagai penonton yang melihat para pemain memasang taruhan di atas meja.

“Saya sama sekali tidak ikut bertaruh di meja judi dadu malam itu. Kehadiran saya hanya sebatas pennton atau meliat saja. Tapi apes, saya pun jadi diciduk polisi,” tutur Is dengan nada penyesalan.

atas perbuatan tersebut, polisi menetapkan empat tersangka. Keempatnya  merupakan pemain dan satu tersangka lagi berstatus pengguncang dadu alias bandar. Sedangkan empat orang yang ikut digelandang polisi dini hari itu ditetapkan sebagai saksi.

Dari perbuatan ke empat tersangka akan dikenai pasal 303, yakni pasal perjudian dengan ancaman hukuman selama lima tahun kurungan penjara. ( Tbn / 24 – KO )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *