BATAM

Ini Kronologis Wanita Pelaut Di Aniaya Chiefnya

 

KEPRIONLINE. CO. ID, BATAM ~ Stefanny kepada media ini merasa tidak terima pemukulan terhadap pelaut wanita di atas kapal,apapun alasannya.”Saya harap peristiwa ini bisa di tidak lanjuti ke pihak berwajib”.Papar korban ketik kepada wartawan, lama ini.

 

Lebih lanjut, dirinya menceritakan kronologis kejadian sesuai dengan laporan korban di Polresta Barelang mengungkapkan bahwa korban Pemukulan di kapal Seafrontir adalah Chief Officer Luis1.”Ketika itu Saya ini mabuk laut, tidak kuat sama ombak. Nah, waktu saya mabuk laut, saya lagi duduk-duduk sendiri di mess room, tiba-tiba pelaku pemukulan itu datang pijit belakangku main pijit-pijit saja.

Tapi karen oyongnya saya biarkn sajalah. Minggu berikutnya, cuaca masih kurang bagus. Saya masih mabuk laut. Masih duduk-duduk lagi saya di mess room dan tiba-tiba pelaku datang lagi dan dia pijit-pijit, saya berontak dengan mengatakan jijik saya rasa belakangku di pijit-pijit seperti itu.

Tapi saat itu saya tidak maki-maki dia hanya jauhi saja dan tidak enak juga saya mau maki-maki karena dulu dia yang kasi saya informasi on board di kapal ini dan sambil jaga diri.”Ungkapnya menceritakan mulanya kejadian tersebut.

Tau tidak, masih korban menceritakan kejadian tersebut Masa dia ajak-ajak saya tatto-tatoan kayak dia, di ajak saya minum-minum, gini dia bilang ‘ayoklah minum biar pusing-pusing hilang dikit’ dan pokoknya dia sifat tak benarlah.

Sekarang dia bilang saya pijit-pijit dia karena mau tolong. Maling tidak ada yang mengaku, mungkin sekarang dia bilang begitu supaya tidak di salahkan. Dia selalu bilang begini cerita sama orang-orang kalau dia ku anggap seperti adek sendiri makanya saya begitu katanya.

Tapi seumur hidup saya, belum pernah ada kakak saya atau angkatan saya, atau senior saya ajak-ajak saya tatto-tatoan dan minum minuman keras dan dia mungkin sudah merasa saya jauhi. Singkat cerita, dia tau alasanku jauhi dia dari kakak sepupu dan kakak sepupuku itu teman baik sama dia.”Curhatnya lagi.

Ditambahkanya, kejadian pemukulan itu terjadi siang-siang dan saya lagi tidur dikamar sedang telpon-telponan. Ketika itu pelaku datang gedor pintuku. “Eh sini ko saya mau bicara sama kau” paparnya dengan muka-muka tai balaonya dan muka-muka mau nantang berkelahi.

Dia tunggu saya d bridge dan ketika itu saya datangi dialah. Habis itu dia langsung ngomong gini sama saya “eh .. kau itu fitnah-fitnah saya, kau bilang sama kakak sepupumu saya pegang-pegang kau” sambil nada marah dia Saya bilang” lah itu apa, kau pijit-pijit saya dibawa kau pikir saya perempuan apa, itu kau kurang ajar namanya”, Dia jawab” kau memang tidak tau malu, tidak tau diri, kau saya tolong, baru kau fitna saya”, Saya jawab” eh bass, kau jangan mentang-mentang bantu saya ob disini kau mau senaknya sama saya, saya tidak suka, kau pikir saya cewek di diskotik atau cewek murahan sana, yang main pegang-pegang saja”.

Dia Langsung pukul saya, tapi untung bosun saya cepat-cepat lari tolong saya, jadinya bosun yang kena tonjok. Ketika itu Kakak sepupu saya telpon dia bilang “turun saja kau dari kapal situ, karena dia ancam katanya “kau suruh adekmu itu turun dari kapal, kalau bukan orang kapal saya suruh celakakan dia, saya sendiri yang celakakan dia, yang jelas kau sudah saya peringatkan.

Mungkin saya salah tidak lapor ke office langsung, jadi kami waktu itu org kapal bilang” tadak usah kita lapor office nanti dia dipecat, kasian keluarganya nanti mau makan apa, nanti kami yang jaga kau second, nanti kalo dia berani sentuh kau langsung kita off dia. Singkat cerita waktu berjalan dari januari sampai bulan sekarang, mungkin dia sudah tunggu kapal sepi, selama 6 bln ini kapalku oprasi lancar, jadi kapalku selalu rame. Nah, 3 hari yang lalu, kapalku memang sepi. Crew yang lain lagi di mess room dll, saya ini di office cari file, dia juga di office main komputer, kebetulan filenya ada di samping dia, semacam keranjang tempat file bisa berdiri itu, saya ambil dan baru saya pindah kemeja cek satu-satu, eh tiba-tiba dia lempar itu kerangjang file ke mukaku. Langsung saya bilang”eh bass yang baguslah, ko pikir saya apa, cukimai kau”. Langsung dia tonjok mukaku sampai depan cabin samping officer. bayangkan dari dalam office sampai cabin di sebelahnya mungkin 3-4 meter jarak nya dia tinju mukaku, kaya pukul pencuri ayam saja. Saya dapat luka bibir robek,hidung patah,dibawah mata lebam,samping telinga lebam,berkali2 dia tinju saya.”Kesalnya kurangnya keadilan hukum yang korban dapat.

Mulai dari Pelaporan hingga Perdamaian korban dan Pelaku penganiayaan Crew Kapal Seafrontir karena kapten pengen mesum pihak Polresta Barelang belum dapat memberikan konfirmasi, dan hingga berita ini di update pihak pemilik kapal belum dapat memberikan klarifikasi terkait kejadian tersebut. ( KO \ RED ~ 22b ).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close