Bintan Defisit Keuangan ,Ini Kata Bupati

KEPRIONLINE.CO.ID ,BINTAN – Bupati Bintan, H Apri Sujadi, S.Sos saat ditemui di Kantornya , mengatakan Defisit keuangan akibat dari penurunan Dana Perimbangan berupa Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) yang terjadi setiap tahunnya.

Jadi kepala daerah harus mampu menyusun dan menyiasati setiap program kerja yang harus dilakukan.

“Rasionalisasi program kerja perangkat daerah serta efisiensi belanja , merupakan salah satu formulasi kerja yang harus dilakukan setiap tahunnya, ” ujarnya, Selasa (10/04).

Pada tahun 2018, Komponen Pendapatan Daerah masih dikuasai oleh Pajak Daerah sebesar 73,6%, Retribusi Daerah sebesar 4,3%, Hasil Pengelolaan Kekayaan Alam sebesar 5,5% serta Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah sebesar 16,6%.

” Saat ini kontribusi pendapatan daerah yang terbesar berasal dari sektor Pajak Daerah yang sumbernya masih didominasi oleh Pajak Hotel dan Pajak Restauran.

Lima Sektor terbesar dalam PDRB Kabupaten Bintan, kontribusi terbesar terhadap PAD terbanyak dari sektor pariwisata yaitu 51% total PAD, ” Kata Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos .( KEPRIONLINE BINTAN / K23 ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *