Korban Arisan Online Malu Melapor Ke Polisi

KEPRIONLINE.CO.ID , TANJUNGPINANG – Korban arisan online yang terjadi di Tanjungpinang jumlahnya diperkirakan ratusan orang dengan kerugian ratusan juta rupiah. Arisan online yang dijalankan oleh Ay, seorang oknum mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Tanjungpinang ini korbannya enggan melapor dengan alasan malu.

Hal tersebut dikatakan Indra Kelana, SH pengacara korban arisan online berinisial Rk saat berada di Reskrim Polres Tanjungpinang, saat dijumpai wartawan. Indra Kelana, SH mengatakan kliennya Rk mengalami kerugian puluhan juta rupiah karena mengikuti arisan online yang sudah berjalan hampir satu tahun , Kamis ( 13/07/ ).

Mengenai korban lainnya yang enggan melapor, Indra menduga mereka malu. “Hanya ada beberapa korban yang siap membantu kita untuk mengungkap kasus arisan online ini, ada sekitar 11 orang dengan nilai kerugian yang mereka alami bervariasi berkisar puluhan juta rupiah setiap orang. Korban yang lain kemungkinan mereka malu untuk melapor,” ujar Indra.

Mengenai status Ay sebagai pengelola arisan online, Indra mengatakan hingga kini masih terlapor di kepolisian. Sedangkan keberadaan Ay belum diketahui dimana.

Penipuan dengan modus arisan online terbongkar setelah para korbannya memposting di akun media sosial facebook foto terlapor beberapa bulan lalu. Dalam postingan tersebut, beberapa korban menampilkan wajah Ay sebagai penipu arisan online yang menyebabkan korban mengalami kerugian dengan total ratusan juta rupiah. (KO / RED / Wok – TANJUNGPINANG ).

Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Linkedin
Share On Pinterest
Share On Reddit
Share On Youtube

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *